Langsung ke konten utama

Mau Lahiran, Persiapan Persalinan Bawa Apa Aja Ya?

 


Assalamualaikum mom, selamat atas kehamilannya 🎉 

Pasti bingung ya nyiapin barang-barang apa aja yang perlu dibawa buat lahiran ke rumah sakit, apalagi kalau anak pertama

Berikut barang-barang yang perlu kamu bawa ke rumah sakit saat mau lahiran ya

Untuk Ibu

1. Pakaian untuk melahirkan, jika di tempat melahirkan tidak disediakan pakaian bersalin
2. Baju (bukaan depan / busui friendly)
3. Bra menyusui & breast pad + CD
4. Pembalut untuk nifas atau celana untuk lansia
5. Alat solat (kalau belum perdarahan, misal merencanakan operasi caesar) 
6. Peralatan mandi
7. Kaus kaki
8. HP & Charger
9. Kantung plastik buat baju kotor
10. Pakaian untuk pulang
11. Makeup
12. Kantung plastik buat baju kotor

Untuk Bayi

1. Peralatan mandi dan perawatan bayi (handuk, sabun, sampo, lotion, telon, tissue, kapas, kassa steril)
2. Pakaian bayi: 6 set baju bayi, celana panjang, celana pendek, topi, popok, selimut, kain bedong, sarung tangan dan kaus kaki (kalau telaten dimasukkin ziplock per 1 set, kalau saya tydack 😁)
3. Gendongan bayi

Dokumen
1. KTP, KK, Kartu asuransi (BPJS atau asuransi lain)
2. Buku kontrol kehamilan

Untuk Ayah
1. Baju ganti
2. Underwear
3. HP & Charger
4. Bantal & selimut (optional)
5. Makanan ringan

Tambahan

1. Gendongan bayi
2. Breast pump & botol/plastik asi, kalau ini bisa ditaruh di rumah kalau sewaktu-waktu perlu dibawa, misalnya jika bayi tidak bisa langsung disusui ibu karena masih memerlukan perawatan

3. Bak mandi bayi, ditaruh di rumah aja, di rumah sakit pasti sudah ada bak mandi

Demikian momski peralatan yang biasanya mimin siapin pas mau lahiran. Biasanya 1 bulan sebelum perkiraan kelahiran barang-barangnya sudah ditata dan dimasukin ke koper supaya gak repot. Pas udah ada tanda-tanda persalinan bisa langsung diangkut.  

Kalau rumahnya deket beberapa peralatan yang gak urgent, gak langsung dibutuhkan,  bisa aja ditinggal di rumah, kalau gak mau bawa barang banyak-banyak. 

Semoga lancar persalinannya... 😍

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Wawancara Beasiswa LPDP

Selamat buat teman-teman yang sudah lolos seleksi berkas. Baca tips seleksi berkas Seleksi berikutnya adalah wawancara dan Leaderless Grup Discussion (LGD).  Berikut tips wawancara, semoga dapat membantu teman-teman. Oiya, LGD kami bahas di artikel sebelumnya. Berdasarkan pengalaman saya, dan beberapa teman, wawancara itu sangat variatif, baik pewawancara, pertanyaannya, perkembangan pembicaraan saat wawancara, dan karakter masing-masing pewawancara, bisa jadi kita (baca: saya) merasa saat diwawancarai belum menjawab secara optimal, atau tidak seperti yang dipikirkan, tapi itu semua belum tentu hasilnya, so, pray to the God, agar saat ditanya Allah memberikan bimbingan yang terbaik, and just be your self. Berikut beberapa hal mengenai wawancara yang perlu teman-teman ketahui. Setelah verifikasi, lanjut ke tahap wawancara. Bila belum verifikasi tidak diperkenankan mengikuti wawancara. Pertanyaan wawancara LPDP biasanya ditanyakan oleh 3 orang pewawancara, tentang 3 ranah, yaitu: ...

Seleksi Berkas Beasiswa Spesialis LPDP

Bagi teman-teman dokter mungkin masih asing dengan beasiswa LPDP. Tadinya aku juga tidak tahu. Beasiswa LPDP ini aku tahu dari temanku yang saat itu mau mendaftar di rumah sakit yang sama. Seleksi pertama adalah seleksi berkas. Untuk tahap ini, mungkin banyak sekali pendaftar yang gugur karena tidak mengupload salah satu atau beberapa syarat. Saya sarankan untuk membuka daftar "barang-barang" yang harus diupload di web resmi dan mengupload dengan seksama karena bisa jadi persyaratan berubah. Program studi sesuai prioritas LPDP adalah sebagai berikut: 1. Obsgyn 2. Anak 3. Penyakit Dalam 4. Anestesi 5. Bedah 6. Radiologi 7. Patologi Klinik 8. Rehabilitasi Medik Tapi tidak menutup kemungkinan selain itu dipertimbangkan asal alasannya jelas dan masuk akal. Berkas yang diunggah antara lain: 1. STR 2. Ijasah S1 dan Profesi 3. Transkrip nilai (IPK minimal 3,00) 4. Surat ijin atasan bagi yang bekerja 5. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat 6. Surat keterangan se...

Tips Leaderless Grup Discussion Beasiswa LPDP

Berikut tips mengikuti seleksi diskusi kelompok LPDP. Untuk seleksi berkas ada di sini Setelah dinyatakan lolos seleksi berkas, seleksi selanjutnya adalah Leaderless Grup Discussion (LGD) dan wawancara. Pada tahap ini, peserta melakukan verifikasi dokumen terlebih dahulu dengan membawa dokumen asli, foto dan kartu identitas. Dokumen harus yang asli, tidak boleh fotokopi, meskipun ada legalisir. 1. Leaderless Group Discussion Diskusi mengenai suatu topik, dengan sumber diskusi berupa tajuk atau berita di koran. Durasi kurang lebih 20 menit. Anda akan dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. 1 kelompok beranggota sekitar 8 hingga 10 orang. Kelompok tersebut akan masuk ke ruang diskusi dengan dua pengawas (mungkin psikolog?) yang akan mendampingi dan menilai jalannya diskusi. Kemudian Anda diminta duduk sesuai nomor urut di kursi masing-masing. Lalu diminta membaca fotokopian tajuk atau berita dari koran selama sekitar 2 atau 3 menit. Biasanya ada suatu topik, lalu ada 3 sampai 4 per...